Thursday, 20 September 2018 / Published in Tempat Wisata Makassar

Keindahan Pantai Tanjung Bira Bulukumba

Rental Mobil Makassar

Pantai Tanjung Bira merupakan pantai berpasir putih yang sangat terkenal di Provinsi Sulawesi Selatan. Pantai dengan keindahan serta kenyamanannya membuat pantai ini terlihat bersih, rapi dan mempunyai air yang jernih. Karena keindahan dan kenyamanannya tersebut, Tanjung Bira terkenal di mancanegara. Banyak wisatawan asing dari berbagai negara sudah menyambangi objek wisata ini untuk mengisi acara liburan mereka.

Objek Wisata

Tanjung BiraKeindahan Pantai Tanjung Bira tidak diragukan lagi, di dalam kawasan pantai terlihat sangat bersih dan rapi serta tertata cukup baik. Pasir pantainya yang berbeda dari pasir pantai lainnya membuat Tanjung Bira sangat nyaman. Tekstur pasir yang lembut merupakan ciri dari Pantai Tanjung Bira. Pesona pantai dengan panorama alam pesisir pantai tropis yang terletak di ujung selatan Pulau Sulawesi. Pantai yang membujur dari sisi utara hingga selatan ini tampak sangat memukau siapa saja yang datang berkunjung. Jajaran pohon kelapa serta bukit karang yang tampak kokoh menjadikan pantai ini terlihat nyaman.

Beningnya Air Tanjung BiraDi kawasan pantai Sulawesi ini, para wisatawan dapat menghabiskan waktu liburnya dengan berenang, menyelam, snorkeling atau hanya sekedar berjemur menikmati segarnya angin yang berhembus. Pada saat pagi atau menjelang malam, wisatawan juga dapat melihat pesona matahari terbit dan terbenam dalam satu lokasi. Sebatas mata memandang ke laut lepas, wisatawan juga dapat menikmati keindahan Pulau Liukang dan Pulau Kambing.

Lokasi

Terletak di ujung selatan Pulau Sulawesi, tepatnya berada di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Akses

Pantai Tanjung Bira berjarak kurang lebih 40 Kilometer dari Bulukumba, atau sekitar 200 Kilometer dari Makassar. Perjalanan dari Makassar ke Bulukumba dapat ditempuh dengan transportasi umum seperti mobil pribadi yang digunakan untuk angkutan umum dengan biaya sekitar Rp. 35.000,-/orang. Setelah sampai di Bulukumba, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Tanjung Bira dengan menggunakan angkutan umum seperti mikrolet (pete-pete) dengan biaya sekitar Rp. 10.000,-/orang. Waktu yang ditempuh dari Makassar sampai ke Tanjung Bira sekitar 4 jam lamanya.

Jika Wisatawan dari Bandara Hasanuddin, dapat menggunakan transportasi umum seperti taksi langsung menuju ke Terminal Malengkeri dengan biaya sekitar Rp. 40.000,-. Sesampainya di terminal, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan bus tujuan Bulukumba atau langsung Tanjung Bira. Di Tanjung Bira, transportasi umum hanya beroperasi sampai sore hari, jadi persiapkan waktu Anda dengan matang.

Harga Tiket

Biaya tiket masuk di kawasan Pantai Tanjung Bira sekitar Rp. 10.000,-

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas serta akomodasi di Tanjung Bira sangatlah lengkap, seperti tempat persewaan perlengkapan menyelam, kamar mandi yang nyaman, persewaan motor, dan pelabuhan kapal ferry yang digunakan untuk mengantar para wisatawan yang ingin menyelam di Pulau Selayar. Untuk akomodasi penginapan tersedia villa, bungalow, dan hotel dengan tarif yang relatif murah yang didukung dengan rumah makan ataupun restoran.

Indeks istilah umum: PANTAI BIRA, tanjung bira makassar, Deskripsi pantai bira singkat, pantai birah bulukumba, tanjung bira sulsel.

Wednesday, 19 September 2018 / Published in Tempat Wisata Makassar

Wisata Makassar – Pantai Losari

rental mobil makassar

Pantai Losari

PANTAI LOSARI- RENTAL MOBIL MAKASSAR

Pantai Losari tentu sudah tidak asing lagi, terutama bagi warga Makassar dan sekitarnya. Pantai yang berlokasi di sebelah barat kota Makassar ini sudah menjadi ikon dari Makassar dan merupakan salah satu tempat wisata di Makassar yang paling populer.

warung Pantai Losari

warung Pantai Losari

Pantai Losari yang terkenal dengan matahari tenggelamnya ini dulunya dijuluki sebagai pantai dengan meja dan warung terpanjang di dunia. Kenapa dijuluki sebagai pantai dengan meja dan warung terpanjang di dunia? Di sepanjang Pantai ini dulunya terdapat warung-warung tenda yang menyambung satu sama lainnya sepanjang kurang lebih 1 KM. Selain menjajakan berbagai macam hidangan laut di malam hari, warung-warung tersebut juga menjajakan berbagai macam makanan khas Makassar, yang paling terkenal adalah pisang epe. Pisang epe adalah pisang yang dibakar, kemudian dipipihkan dan diberi air gula merah, sangat nikmat bila dimakan pada saat masih hangat. Saat ini, warung-warung tersebut telah dipindahkan, tidak lagi di sepanjang Pantai Losari melainkan berada di sekitar Pantai Losari, tepatnya di depan rumah Walikota Makassar.

pisang epe

pisang epe

Pantai Losari paling ramai dikunjungi oleh muda-mudi yang berkumpul pada jam 3 sore sampai dengan jam 9 malam. Biasanya mereka kumpul-kumpul sambil menunggu dan menikmati keindahan matahari tenggelam Pantai Losari, kemudian berlanjut ke warung hidangan laut yang enak dan murah. Selain dapat menikmati keindahan pantai, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas internet di sepanjang Pantai Losari. Ini merupakan salah satu keunikan dari Pantai Losari, sebuah pantai yang mempunyai fasilitas hotspot internet gratis.

Pantai Losari juga sering kali dimanfaatkan sebagai tempat untuk berolahraga. Banyak sekali orang yang datang ke Pantai Losari untuk lari pagi karena udara yang sejuk dan angin yang sepoi-sepoi. Pantai Losari adalah tempat wisata alam yang jarang ditemui di kota lain, karena jarang sekali ada tempat wisata alam di tengah kota seperti di Pantai Losari.

Pantai Losari

Pantai Losari

Masjid Amirul Mukminin

Masjid Amirul Mukminin

Pantai Losari tidak mempunyai pasir seperti di pantai-pantai lain, sehingga anda tidak dapat bermain pasir di pantai ini. Selain itu anda juga tidak boleh berenang di sini karena airnya sangat dalam sehingga berbahaya untuk kegiatan renang. Sebagai gantinya, di pantai ini terdapat wahana permainan air seperti perahu, sepeda air, dan banana boat. Walaupun tidak memiliki pasir, di sepanjang pantai ini dibuat tanggul beton untuk menahan ombak, di tanggul beton inilah biasanya banyak orang yang memancing ikan.

Pantai Losari tidak mempunyai pasir seperti di pantai-pantai lain, sehingga anda tidak dapat bermain pasir di pantai ini. Selain itu anda juga tidak boleh berenang di sini karena airnya sangat dalam sehingga berbahaya untuk kegiatan renang. Sebagai gantinya, di pantai ini terdapat wahana permainan air seperti perahu, sepeda air, dan banana boat. Walaupun tidak memiliki pasir, di sepanjang pantai ini dibuat tanggul beton untuk menahan ombak, di tanggul beton inilah biasanya banyak orang yang memancing ikan.

Di kawasan pantai ini juga terdapat sebuah masjid yang unik dan menarik. Masjid yang memiliki 2 menara dan 2 kubah ini sangat unik karena merupakan sebuah masjid terapung. Masjid bernama Masjid Amirul Mukminin yang mampu menampung sekitar 400 jamaah ini dipancang di atas lautan Pantai Losari.

Berlokasi di Jalan Penghibur, banyak sekali penginapan dan fasilitas di sekitar pantai ini sehingga anda dapat memilih penginapan yang cocok dengan anda. Karena berada di pusat kota, Pantai Losari sangat mudah sekali dicapai dengan menggunakan kendaraan umum. Selain itu, untuk memasuki kawasan wisata ini tidak dipungut biaya sedikitpun.

Wednesday, 19 September 2018 / Published in Tempat Wisata Makassar

Kawasan Wisata Bantimurung

Rental Mobil Makassar

Air Terjun Bantimurung | Foto: Indra Pradana.

Bantimurung adalah primadona wisata alam Sulawesi Selatan. Sebagai objek wisata andalan, Bantimurung menyodorkan beragam atraksi wisata menarik. Air terjun yang mengalir deras, aliran sungai dengan tepian berbatu yang diapit kokohnya tebing terjal, serta sejuknya hawa menjadi suguhan yang mengundang banyak pengunjung. Bantimurung pun dikenal hingga ke mancanegara sebagai “The Kingdom of Butterfly”. Sebuah julukan yang diberikan karena keanekaragaman dan kelimpahan kupu-kupunya ini pulalah yang mendasari Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung mengembangkan penangkaran kupu-kupu yang diusung dalam konsep Taman Kupu-kupu. Selain untuk kepentingan konservasi jenis, Taman Kupu-kupu ini berfungsi sebagai wahana pendidikan konservasi bagi masyarakat umum.

Atraksi Kupu-kupu | Foto: Saiful Bachri.

Beragam aktivitas dapat dilakukan di kawasan wisata Bantimurung. Kesegaran air terjun mengundang para pengunjung untuk berwisata tirta. Atraksi kupu-kupu beterbangan beraneka warna menambah semaraknya suasana. Keindahan panorama ini pun dapat dinikmati dari atas ketika kita melayang menggunakan flying fox. Pengunjung pun dapat penyusuri keindahan aliran sungai hingga ke hulunya, di danau Kassi Kebo. Danau ini dikelilingi oleh tebing terjal dan dihiasi hamparan pasir putih di tepiannya. Danau ini lah yang menjadi habitat utama kupu-kupu Bantimurung. Di dekat danau terdapat Gua Batu yang menyajikan juntaian stalagtit dan tonjolan stalagmit serta keindahan ornamen gua lainnya. Di sisi sungai lainnya terdapat pula Gua Mimpi dengan ornamen yang tak kalah indahnya.

Gua Mimpi | Foto: Gary K. Smith.

Pemerintah daerah Kabupaten Maros dan Balai TN. Bantimurung Bulusaraung mengembangkan berbagai sarana dan prasarana wisata. Di sekitar air terjun terdapat beberapa Gazebo sebagai tempat wisatawan beristirahat. Tak hanya itu, mushola, toko souvenir, kolam renang anak, baruga pertemuan, toilet, area parkir, dan penginapan pun telah tersedia untuk mendukung kenyamanan berwisata.

 

 

Taman Kupu-kupu | Foto: Kamajaya Shagir.

Lokasi Kawasan Wisata Bantimurung sangat strategis bisa dijangkau dari berbagai jurusan dan dilintasi oleh jalan lintas Kabupaten Maros-Bone menjadikan lokasi ini semakin menarik untuk dikunjungi. Objek wisata ini tak jauh dari Ibu Kota Provinsi. Dari Makassar hanya berjarak ± 42 km dan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pun hanya berjarak ± 24 km dan dapat ditempuh dalam waktu ± 1 jam dengan menggunakan kendaraan roda empat

 

Wednesday, 19 September 2018 / Published in Tempat Wisata Makassar

Puncak Pua Janggo, Spot Selfie Favorit di Bira

Rental Mobil Makassar

Rental Mobil Makassar

Puncak Pua Janggo di Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulsel

JIKA Anda berwisata di Kawasan Pantai Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, rasanya tak sempurna jika Anda belum menyambangi salah satu spot terbaik berfoto selfie ria di Puncak Pua Janggo.

Tempat ini memang belum familiar di kalangan pelancong atau wisatawan lokal, apalagi pengunjung dari luar Bulukumba. Padahal, Puncak Pua Janggo masih berada di kawasan Bira dan tak jauh dari Pelabuhan Bira.

Puncak Pua Janggo adalah puncak dataran tertinggi di Tanjung Bira yang mulai populer pada pertengahan Tahun 2016. Tempat ini pun jadi salah satu tempat selfie terfavorit di kawasan Wisata Tanjung Bira.

Berada di puncak, Anda bisa menyaksikan seluruh daratan dan garis Pantai Tanjung Bira. Anda bebas memilih latar foto selfie yang menyajikan panorama keindahan alam di Tanjung Bira.

Pelabuhan Bira dan kapal Pinisi yang berlabuh bisa jadi salah satu latar foto landskap saat berselfie. Pulau Kambing dan penampakan Kabupaten Kepulauan Selayar dari kejauhan terlihat jelas dari puncak ini.

Dari puncak, terbentang lautan lepas dimana di sisi timur mengarah ke Teluk Bone dan bagian selatan mengarah Selat Makassar
Tiupan angin barat dan timur jadi penyejuk saat berada di Puncak Pua Janggo. Apalagi, terdapat beberapa pohon rindang di lokasi ini.

Di Puncak Pua Janggo terdapat spot selfie yang sengaja dibuat pemerintah setempat yang telah dipagari dengan lantainy disemen. Ukurannya berdiameter sekitar dua meter.

Belum ada fasilitas pendukung lainnya di obyek wisata puncak di Bira ini. Hanya ada bangunan kayu mirip baruga berukuran kecil tetapi kondisinya sudah rusak. Selain itu terdapat satu bangunan lagi yang kadang dijadikan tempat ritual kepercayaan warga setempat.

Rencananya, puncak ini jadi salah satu titik wisata di Bira yang akan dipoles dan ditambah fasilitasnya.
Bahkan, dinas pariwisata setempat mempertimbangkan untuk membuat wahana flying fox menuju bibir Pantai Bira.

Sebelum gerbang  pantai Bira
Lokasi Puncak Pua Janggo bejarak sekitar 2 kilometer dari Pantai Bira. Untuk mencapainya bisa menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Biaya masuk lokasi ini dikenakan biaya retribusi Rp 10 ribu per orang.

Jalan masuk ke Puncak Pua Janggo berada sebelum pos gerbang masuk Pantai Bira. Jika dari arah kota Bulukumba menuju pos gerbang masuk Pantai Bira terdapat belokan jalan yang menuju Puncak Pua Janggo.

Kondisi medan jalan belum sutuhnya mulus, karena itu pastikan kondisi kendaraan Anda cukup baik untuk melalui jalan mendaki di atas jalan pengerasan.

“Selain Pantai Ujung Selatan Bira di titik Nol Kilometer, Puncak Pua Janggo ini juga bakal menjadi pesaing baru wisata Pantai Bira di masa mendatang. Kedua objek ini akan kami kelola,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba Muh Ali Saleng.

Untuk memoles titik potensi wisata baru di kawasan Tanjung Bira itu, pemerintah setempat mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 1 miliar.

Sejarah Pua Janggo
Penamaan Puncak Pua Janggo (Puncak Bira) memiliki nilai historis di Bira. Olehnya, terdapat sarana ritual warga di puncak tersebut. Puncak ini disebut oleh warga Bira sebagai tempat yang sering digunakan istirahat oleh Pua Janggo dalam menyiarkan Agama Islam.

Siapa Pua Janggo? Pua Janggo adalah sebutan terhadap seorang ulama penyiar Agama Islam di kawasan Bira di zaman dulu. Pua Janggo adalah ulama penerus ajaran Islam di Bulukumba setelah Dato Tiro.

Meski terdapat semacam kuburan di puncak ini, tetapi itu bukan makam Pua Janggo. Makam Pua Janggo terletak di dekat Kantor Desa Bira, Kecamatan Bontobahari.(*)

Sumber : http://makassar.tribunnews.com

TOP
Telepon
Alamat